Keuntungan Menggunakan Motor Scoopy Terbaru!

Anda tengah bingung mencari merek motor untuk digunakan? Maka memahami keuntungan menggunakan motor scoopy terbaru kali ini bisa menjadi ulasan yang membantu Anda. Scoopy merupakan salah satu seri motor yang ada …

Jadwal Sholat Tanggal 19 – 31 Mei 2021 dan Letak Masjid di Jakarta

Jadwal sholat ditentukan dari pergerakan matahari yang dilihat dari bumi. Adanya perkembangan ilmu pengetahuan, maka muncul berbagai kemudahan sehingga semua hal menjadi lebih praktis termasuk dalam hal beribadah khususnya sholat fardhu. …

Ingin Liburan Bersama? 3 Poin Berikut Wajib Banget Dilakuin!

Siapa yang kangen liburan? Kegiatan liburan biasanya dinantikan karena bisa mengistirahatkan pikiran sejenak dan bersenang – senang setelah penat bekerja. Waktu yang pas untuk liburan adalah saat long weekend. Kegiatan ini …

3 Tahapan Fase pada Siklus dan Proses Menstruasi
0 Comments

Sebagai seorang wanita, pastinya akan mengalami yang namanya menstruasi. Hal tersebut menjadi suatu tanda bahwa seorang wanita telah memasuki usia kedewasaan. Dalam proses menstruasi tersebut terdapat beberapa fase yang harus dilewati. Berikut adalah fase-fase yang ada dalam siklus menstruasi yang perlu Anda ketahui.

Fase Siklus Menstruasi

  1. Fase Pertama

Fase pertama atau fase menstruasi ini biasa terjadi 3 sampai dengan 7 hari. Pada fase ini, lapisan dinding rahim mengalami peluruhan dan jadi darah menstruasi. Pada saat darah menstruasi keluar, umumnya wanita mengalami rasa nyeri pada bagian kaki, punggung, dan juga panggul.

Kontraksi pada rahim yang kuat membuat suplai oksigennya tidak lancar. Karena hal itulah, kram dan juga nyeri di perut dapat terjadi pada saat menstruasi. Selain itu, pada saat menstruasi hormon estrogen menjadi sangat rendah sehingga dapat memengaruhi mood dan juga emosi pada wanita saat menstruasi.

  1. Fase Kedua

Pada fase kedua atau disebut fase pra ovulasi ini, dinding rahim yang luruh akan kembali menebal. Terjadinya proses penebalan ini disebabkan karena mulai meningkatnya kembali hormon dalam tubuh. Umumnya, fase ovulasi ini terjadi pada hari 14 menstruasi. Namun, rupanya hal itu tidak selalu sama pada setiap wanita karena tergantung oleh faktor seperti sakit, diet, olahraga, stress, dan berat badan.

Bagi Anda yang menginginkan momongan, pada fase pra ovulasi sampai ovulasi ini adalah waktu tepat untuk berhubungan intim. Hal itu karena pembuahan dapat terjadi dengan baik pada fase ini. Selain itu, pada fase ini sperma dapat bertahan dalam rahim selama 3 sampai dengan 5 hari.

  1. Fase Ketiga

Pada fase ketiga, dinding rahim akan semakin menebal. Hal tersebut disebabkan folikel yang pecah dan mengeluarkan sel telur, telah membentuk korpus luteum. Korpus luteum ini memproduksi hormon progesteron yang dapat menebalkan dinding rahim.

Apabila tidak ada pembuahan, wanita akan mengalami pra menstruasi seperti emosi tidak stabil dan perubahan kondisi fisik. Selain itu, kadar estrogen dan progesteron juga menurun yang membuat dinding rahim luruh menjadi darah menstruasi. Gejala keputihan juga sering muncul menjelang menstruasi karena perubahan hormon tersebut.

Apabila siklus menstruasi Anda tidak teratur seperti menstruasi selama 7 hari lebih atau malah tidak menstruasi selama beberapa bulan berturut-turut, maka ada baiknya untuk segera konsultasi ke dokter kandungan. Pemeriksaan dari dokter kandungan tersebut dapat mendeteksi kejanggalan tersebut sehingga dapat diberikan perlakukan dan penanganan yang benar.

Demikian tadi beberapa tahapan dan fase pada proses menstruasi. Semoga informasi tersebut dapat membantu Anda yang sedang mencari tahu tentang menstruasi. Jika Anda ingin mendapatkan informasi tentang masalah wanita dan semacamnya lebih lengkap, Anda dapat langsung kunjungi situs charmgirlstalk.com.

shares