Objek Wisata di Bandung yang Populer di Kalangan Anak Muda

Bandung menjadi salah satu daerah di Indonesia yang memiliki objek wisata cukup beragam. Objek wisata di Bandung terbilang beragam, karena di daerah ini ada begitu banyak tempat yang bisa dijadikan tempat …

Imboost, Suplemen Pendamping untuk Menjaga Imun Tubuh

Imboost merupakan suplemen yang bermanfaat untuk menjaga imun tubuh. Suplemen ini mudah ditemui di situs penjualan online, salah satunya adalah Orami. Orami jual imboost dengan harga yang terjangkau dan dijamin keasliannya. …

Penyebab Asuransi Kesehatan Adalah Hal yang Penting di Masa Kini

Kesehatan adalah hal yang paling utama di saat ini. Semua hal akan sulit dilakukan jika sakit. Kondisi tubuh yang sehat dan bugar akan membuat semua pekerjaan bisa berjalan dengan baik dan …

3 Tahapan Fase pada Siklus dan Proses Menstruasi
0 Comments

Sebagai seorang wanita, pastinya akan mengalami yang namanya menstruasi. Hal tersebut menjadi suatu tanda bahwa seorang wanita telah memasuki usia kedewasaan. Dalam proses menstruasi tersebut terdapat beberapa fase yang harus dilewati. Berikut adalah fase-fase yang ada dalam siklus menstruasi yang perlu Anda ketahui.

Fase Siklus Menstruasi

  1. Fase Pertama

Fase pertama atau fase menstruasi ini biasa terjadi 3 sampai dengan 7 hari. Pada fase ini, lapisan dinding rahim mengalami peluruhan dan jadi darah menstruasi. Pada saat darah menstruasi keluar, umumnya wanita mengalami rasa nyeri pada bagian kaki, punggung, dan juga panggul.

Kontraksi pada rahim yang kuat membuat suplai oksigennya tidak lancar. Karena hal itulah, kram dan juga nyeri di perut dapat terjadi pada saat menstruasi. Selain itu, pada saat menstruasi hormon estrogen menjadi sangat rendah sehingga dapat memengaruhi mood dan juga emosi pada wanita saat menstruasi.

  1. Fase Kedua

Pada fase kedua atau disebut fase pra ovulasi ini, dinding rahim yang luruh akan kembali menebal. Terjadinya proses penebalan ini disebabkan karena mulai meningkatnya kembali hormon dalam tubuh. Umumnya, fase ovulasi ini terjadi pada hari 14 menstruasi. Namun, rupanya hal itu tidak selalu sama pada setiap wanita karena tergantung oleh faktor seperti sakit, diet, olahraga, stress, dan berat badan.

Bagi Anda yang menginginkan momongan, pada fase pra ovulasi sampai ovulasi ini adalah waktu tepat untuk berhubungan intim. Hal itu karena pembuahan dapat terjadi dengan baik pada fase ini. Selain itu, pada fase ini sperma dapat bertahan dalam rahim selama 3 sampai dengan 5 hari.

  1. Fase Ketiga

Pada fase ketiga, dinding rahim akan semakin menebal. Hal tersebut disebabkan folikel yang pecah dan mengeluarkan sel telur, telah membentuk korpus luteum. Korpus luteum ini memproduksi hormon progesteron yang dapat menebalkan dinding rahim.

Apabila tidak ada pembuahan, wanita akan mengalami pra menstruasi seperti emosi tidak stabil dan perubahan kondisi fisik. Selain itu, kadar estrogen dan progesteron juga menurun yang membuat dinding rahim luruh menjadi darah menstruasi. Gejala keputihan juga sering muncul menjelang menstruasi karena perubahan hormon tersebut.

Apabila siklus menstruasi Anda tidak teratur seperti menstruasi selama 7 hari lebih atau malah tidak menstruasi selama beberapa bulan berturut-turut, maka ada baiknya untuk segera konsultasi ke dokter kandungan. Pemeriksaan dari dokter kandungan tersebut dapat mendeteksi kejanggalan tersebut sehingga dapat diberikan perlakukan dan penanganan yang benar.

Demikian tadi beberapa tahapan dan fase pada proses menstruasi. Semoga informasi tersebut dapat membantu Anda yang sedang mencari tahu tentang menstruasi. Jika Anda ingin mendapatkan informasi tentang masalah wanita dan semacamnya lebih lengkap, Anda dapat langsung kunjungi situs charmgirlstalk.com.

shares