Pencairan BPJS Melalui E-Klaim Via Internet
0 Comments

Kebutuhan manusia yang selalu bertambah dan kadang ada yang mendadak seperti mengalami suatu kecelakaan atau PHK membuat manusia membutuhkan suatu layanan berupa asuransi. Salah satu penyedia layanan itu adalah BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Jika Anda sudah bekerja secara resmi seharusnya sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Ini dikarenakan adanya UU yang mengatur dan mewajibkan setiap perusahaan harus mendaftarkan pekerjanya menjadi anggota BPJS ketenagakerjaan. Layanan asuransi yang diberikan kepada pekerja antara lain; Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Pensiun, Jaminan Hari Tua, Jaminan Kematian dan lainnya. Yang paling diperhatikan adalah program JHT ini dikarenakan setiap pekerja pasti akan mengalami dimana memasuki usia yang sudah tidak produktif lagi dan tidak dapat bekerja. Oleh sebab itu pekerja memerlukan yang namanya sebuah jaminan agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya di hari tua nanti.

Dalam setiap asuransi biasanya pekerja akan membayar iuran per bulannya kepada BPJS. Dan disinilah peran perusahaan yang mengurus hal ini dengan cara memberikan insentif berupa iuran BPJS setiap bulannya. Dan bila si pekerja sudah tidak bekerja maka bisa mencairkan dana tersebut untuk kebutuhannya. Lalu bagaimana cara dan syarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan? Berikut uraiannya;

Syarat Klaim BPJS ketenagakerjaan;

  1. FC kartu peserta BPJS ketenagakerjaan beserta kartu aslinya
  2. FC KTP beserta kartu aslinya
  3. FC kartu keluarga beserta kartu aslinya
  4. FC surat keterangan berhenti kerja dari perusahaan beserta kartu aslinya
  5. FC surat tembusan ke Disnakertrans beserta kartu aslinya
  6. Akte penetapan PHK atau pengunduran diri (obsional jika diPHK atau mengundurkan diri)
  7. FC buku rekening tabungan dan aslinya

Cara Klaim BPJS Anda tinggal pergi menuju kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat di kota Anda. Pastikan syarat dan dokumen sudah lengkap. Ambil dan masukkan nomor antrian. Serahkan berkas berkasnya dan tunggu untuk dipanggil. Dalam proses ini Anda akan diberitahu jika ada dokumen yang kurang atau data yang salah dan jika sudah beres maka Anda akan diberitahu proses transfer pencairan BPJS pada tanggal berapa melalui rekening Anda.

Karena menyesuaikan perkembangan teknologi dan informasi, kini pencairan BPJS bisa dilakukan lewat online. Disini diharapkan agar Anda tidak perlu mengantri dan dapat mempermudah proses pencairan itu sendiri. Berikut cara E-Klaim BPJS via Internet;

  1. Membuat akun baru melalui web BPJS Ketenagakerjaan, buka situs sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/registrasi.bpjs. Disitu Anda akan diminta untuk mengisi formulir yang berisi tentang data yang dibutuhkan seperti; nomor KJP aktif, Nama, Tanggal Lahir, Nomor E-ktp, Nama ibu kandung, No. HP dan alamat Email. Pastikan diisi dengan benar, selanjutnya akan ada verifikasi lewat email untuk kode aktivasinya. Masukan kode aktivasi lalu klik submit.
  2. Setelah itu, akan langsung menuju website BPJS Ketenagakerjaan bila proses registrasi berhasil. Untuk melakukan e-klaim pilih menu e-klaim JHT
  3. Isi data data yang dibutuhkan dalam laman pengajuan e-klaim serta pilih pilhan yang ada. Klik “submit form” lalu klik lanjutkan.
  4. Setelah itu tinggal menunggu SMS atau E-mail berisi PIN. Isilah form yang muncul setelah laman pengajuan e klaim. Selesaikan dengan mengupload dokumen dokumennya.
  5. Tunggu email yang berisi tentang pengajuan e klaim dan Anda juga akan dikirimi email yang berisi himbauan untuk datang ke kantor BPJS.

Nah, itu tadi adalah cara cara dan syarat yang dibutuhkan untuk klaim BPJS. Kendala yang sering terjadi dalam pencairan BPJS Ketenagakerjaan biasanya dikarenakan kurangnya dokumen pelengkap syarat dan juga data data yang tidak sesuai antar dokumennya. Ini perlu diperhatikan sehingga proses pencairan lancar dan tidak harus bolak balik ke kantor BPJS.

shares